Sunday, 15 July 2012

Suku pemakan kentang v.04

Pada suatu hari hiduplah suku pemakan kentang di sebuah wilayah yang subur. Kentang banyak sekali dan mereka semua hidup sejahtera.
Kentang diproses melalui teknik-teknik yang hebat dan maju sehingga cukup untuk semua.

Tiba-tiba semua tanaman kentang jadi beracun.
Banyak dari mereka beralih ke kanibalisme.
Kemudian mereka dan keturunan mereka meninggalkan teknik memproses kentang dan mengembangkan teknik membunuh orang, dan politik siapa yang dibunuh duluan. Bahkan muncul raja-raja dan tetua-tetua yang jago dalam manajemen budaya baru ini.

Kemudian ditemukan cara menghilangkan racun kentang.
Banyak dari mereka kemudian kembali ke budaya makan kentang, tapi banyak juga yang tidak mau.
Karena untuk kembali ke gaya hidup lama butuh mempelajari ulang teknik lama, dan meninggalkan politik dll. Bahkan ada motif untuk mencegah orang lain kembali ke gaya hidup makan kentang. Padahal gaya hidup kentang itu mampu mencukupi semua kebutuhan.

Jadilah sebagian dari suku itu pemakan kentang, sebagian kanibal, walaupun mungkin ada kanibal yang sembunyi-sembunyi dan ada yang terang-terangan.
Tapi yang jelas, dari kehidupan damai, sekarang kehidupan mereka terancam, oleh budaya kanibal.

Susah kalau tidak bareng.

Friday, 25 May 2012

Iklan Usaha Periklanan

Apakah anda memiliki produk yang dapat dipakai untuk menolong banyak orang?
Apakah anda ingin menemukan pelanggan yang dapat menggunakan produk anda dengan baik?
Naikkan harga produk anda!

Apakah anda khawatir akan popularitas anda jika anda menaikkan harga?
Iklankan produk anda!
Gunakan jasa kami :)

Wednesday, 16 May 2012

Inti dari kehidupan

Kesalahan manusia adalah berpikir bahwa dunia seperti kertas kosong, dan kehidupan mengisinya. Tapi menurut saya sebaliknya, dunia adalah tempat yang penuh inklinasi tapi kekosongan datang dan mencoba menginterupsi.

Inti dari kehidupan adalah terus berinklinasi, terus berkeinginan, terus bertujuan selama-lamanya. Kalau kita lihat ruang kosong, atau hal-hal yang tidak memiliki tujuan, adalah tugas kita atau bagian kita sebagai bagian dari kecenderungan untuk mengubah kekosongan itu menjadi berkecenderungan.

Dan kita adalah produk dari kecenderungan untuk berkecenderungan, kalau kita melihat sesuatu yang berkecenderungan untuk tidak berkecenderungan, pekerjaan kita belum selesai.

Wednesday, 11 April 2012

My Marketing Pitch v.02

Until the world couldn't allow misery for humanity, our work is not done.

Selama alam semesta masih bisa mengizinkan ratap tangis dan kertak gigi untuk manusia, pekerjaan kami masih belum selesai.

Sunday, 1 April 2012

Serial Friends versi Indonesia

Apa? Ya, seiring dengan bertumbuhnya ekonomi, semakin banyak pelajar-pelajar dari berbagai kota ngumpul di kota-kota pendidikan seperti jakarta dan yogyakarta, untuk menuntut ilmu. Disini mereka tinggal di suatu tempat kos yang dibayar bersama-sama.
Setting ini cocok untuk dibuat serial tv seperti Friends. Yaitu "Friends versi Indonesia", dimana Ross, Rachel, Joey, dkk adalah orang-orang perantauan yang tinggal bersama atau berdekatan satu sama lain.

Selama ini serial tv sering tentang orang-orang yang berpenghasilan pas-pasan dan orang-orang yang sangat kaya. Tapi untuk selera middle class yang ingin menonton hiburan yang santai tapi juga punya tingkat candaan yang lebih "pintar" masih jarang. Jadi kalau ada sutradara yang mau franchise serial Friends dan kemudian menggarap versi Indonesianya, menurut saya menarik.

Tuesday, 28 February 2012

Rina and Tani v.04

Tani wonders, why Rina nowadays always hang out with Oda. Tani thinks Oda doesn't stand up much from the other guys hardly noticeable.
"Rina, so you like him?"
"What?"
"Oda?"
"What? Where do that come from? no"
"Noooo, don't worry you can tell me, you always hang around with him, just the two of you"
"Ngh, nothing special, I want to study for the next exam, and it seems quiet when I'm around with him."
"Noo, really don't lie"
"Why would I lie, really, you're saying no like some old kungfu master."
"Ahahaha, really? Nooooo"
AHAHAHA (both laugh)

"So you're saying you hang out around him so that you don't seem like too much of a nerd? Hahaha"
"Yeah, actually he's just like that all the time he don't talk. I don't know him more than you do"
"Really? Thats a strange dude."
"Yeah Tani, and you know what?"
"What?"
"What?"
"What?"
"Ahahahaha"
"Hush, stop playing around"

"Hahaha, but I actually think he's cool, he let me focus, and is not annoying like some people."
"What are you, ... *pinch Rina's cheek* mocking me?"
"Awww, *hit Tani's hand away*... how dare you touch my cheek!"
"Don't worry I always clean my hands hahaha, your cheek is so soft I feel like pulling it everytime.."
"I'll pull your beautiful hair"
"Hahaha. what? and thank you."
"Yeah I like your hair, they are thick and shiny"
"Oh, my mom always put that aloe thing from our garden

"Oh yeah I've heard about that"
"Yeah Rina you should try it, put it on your scalp it feels so cool"
"Ow, I want to try it...
Btw Tani,
 Why are you not wearing your socks?!"
"Oh, they are wet, I stepped in a pond"
"Hahaha, what? when?"
"Just now, somebody ran and hit me"
"What?"
"No, He didn't punch me, he bumped me, luckly I'm fast I jumped before I fell on my face."
"No"
"Yeah, he said sorry but I splashed his face"
"No Tani"
"Yeah, and he didn't say anything else, just sorry and then he went back running, Strange guy".
"So have you washed your hand after that?"
"mmm... you selfish I almost fell and that's what you're thinking about... hahahaha"

"Hahaha, you're allright,
"Shh
"Tani, you're avoiding my question...
"No I'm not, and I have cleaned my hands I always use this thing see... (Pulled out a sanitizer bottle from her pocket), don't worry you... *pinched* Rina's cheek again"
"Why you..."

Thursday, 16 February 2012